Alkohol dalam Produk Kecantikan

Alkohol dalam Produk Kecantikan, Baik atau Buruk? –  Karena membuat kulit menjadi sangat kering dan dapat terjadi iritasi, sehingga Anda mungkin sudah sering mendengar anjuran untuk tidak memilih produk kecantikan yang mengandung alkohol. Benarkah begitu ?

Alkohol dalam Produk Kecantikan, Baik atau Buruk?

Pendapat bahwa mempunyai kulit kering dan sensitif harus menghindari produk kecantikan yang mengandung alkohol karena dapat membuat kulit jadi sangat kering, iritasi hingga mengelupas. Sementara itu, apabila Anda melihat kandungan bahan yang ada di semua produk kecantikan seperti produk pelembab, semuanya itu terdapat kandungan alkoholnya. Lalu, harus memilih yang mana?

Alkohol dalam Produk Kecantikan Baik atau Tidak?

Sebenarnya, tidak semua alkohol itu sama. Pada umumnya, apabila orang menyebut alkohol maka yang dimaksud yaitu ethanol. Ini merupakan salah satu jenis alkohol yang sama dengan yang terdapat di minuman seperti wine, bir, dll. Etanol mempunyai bentuk dari alkohol sendiri yakni cairan encer yang sangat mudah menguap dan memiliki molekul yang sederhana.

Alkohol digunakan dalam produk perawatan kulit agar lebih cepat kering saat digunakan di kulit, tidak terasa lengket, berminyak dan lebih mudah menyatu dengan air untuk produk yang bahan dasarnya minyak seperti salicylic acid dan parfum.

Etanol dapat membuat permukaan kulit jadi kering karena mampu melarutkan minyak dan juga menguap dengan cepat. Ini sangat cocok untuk kulit yang sangat berminyak, akan tetapi bisa membuat kulit sensitif menjadi cepat iritasi. Umumnya ethanol ditulis sebagai SD Alcohol 40-C, SD Alcohol 40, SD Alcohol 39-B, SD Alcohol 39, SD Alcohol 3-A, SD Alcohol 40-B, SD Alcohol 30, SD Alcohol 39-C, Alcohol Denat atau hanya dicantumkan sebagai alkohol apabila Anda membaca label pada produk perawatan wajah.

Tetapi, tidak  semua alkohol yang dipakai dalam produk perawatan kulit termasuk jenis etanol. Biasanya, jenis alkohol yang digunakan pada produk pelembab adalah fatty alcohol. Jenis fatty alcohol ini dapat melembabkan karena berbeda molekulnya dengan etanol sehingga tidak mengeringkan kulit.

Alkohol jenis ini juga berguna dalam produk perawatan kulit untuk memberi tambahan kelembaban di body lotion atau moisturizer dan meningkatkan stabilitas produk tersebut. Umumnya, fatty alcohol ditulis pada label produk perawatan wajah sebagai myristyl alcohol, behenyl alcohol, cetearyl alcohol, arachidyl alcohol, cetyl alcohol atau stearyl alcohol.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan apabila kulit wajah Anda termasuk sensitif atau kering, hindari produk yang mengandung etanol dan gunakan produk kecantikan yang mengandung alkohol jenis fatty alcohol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *