Jenis Minuman Alkohol dan Batas Aman Konsumsinya

Jenis Minuman Alkohol dan Batas Aman KonsumsinyaAnggapan yang menyatakan minuman alkohol membahayakan kesehatan, apalagi bila dikonsumsi berlebihan pasti sudah sangat familiar di telinga Anda. Akan tetapi,  tahukah Anda bahwa minuman alkohol sebenarnya terdiri atas berbagai jenis dengan kadar alkohol yang berbeda ? 

Jenis Minuman Alkohol dan Batas Aman Konsumsinya

Semua jenis minuman yang mengandung senyawa alkohol atau etanol pada dasarnya merupakan minuman alkohol. Hal inilah yang mengakibatkan minuman tersebut mempunyai sifat mempengaruhi kerja otak seperti bagian yang mengatur ingatan dan reaksi emosi serta memabukkan.

Walaupun demikian, kadar etanol yang terkandung dalam setiap minuman alkohol berbeda-beda atau tidaklah sama. Oleh sebab itu, mengetahui kandungan alkohol pada minuman tersebut dan kadar aman dalam mengkonsumsinya supaya tidak sampai merusak kesehatan merupakan salah satu hal penting bagi Anda.

Jenis Minuman Alkohol

Dalam sebuah minuman alkohol, kadar etanol atau alkohol yang terdapat didalamnya tergantung dari proses pembuatan minuman itu sendiri. Jenis minuman alkohol yang berasal dari hasil fermentasi tumbuhan contohnya memakai ragi biasanya mengandung kadar alkohol yang tidak terlalu tinggi.

Beberapa jenis minuman alkohol fermentasi yaitu sake dengan kandungan alkohol 16%, anggur atau wine meliputi sampanye, anggur putih dan anggur merah dengan rata-rata kadar alkohol 14% dan bir dengan kandungan alkohol 2 hingga 8%. Ada pula jenis minuman mead dengan kandungan alkohol 10 hingga 14% yang terbuat dari fermentasi madu dan minuman hard ciders dengan kandungan alkohol 5% yang terbuat dari fermentasi jus buah.

Ketika minuman hasil fermentasi disuling kembali dengan suhu tinggi, dampak yang dihasilkan adalah kadar alkohol dalam minuman itu lebih tinggi, hal itu terjadi karena air pada minuman tersebut juga akan ikut menguap.  Minuman inilah yang kemudian dikenal dengan minuman keras alias miras atau spirit. Berikut beberapa jenis minuman alkohol golongan miras yang dijual di pasaran di antaranya adalah:

1. Gin

Mempunyai kadar alkohol 35 hingga 55% yang merupakan minuman terbuat dari campuran kulit jeruk dan buah berry. Minuman gin ini sendiri biasanya dijadikan bahan utama pada campuran martini.

2. Tequila

Tequila secara alami terasa manis karena mengandung gula yang tinggi. Minuman tequila berasal dari penyulingan bagian tengah tanaman agave biru. Kandungan alkohol pada minuman ini rata-rata 40%.

3. Brandy

Berasal dari anggur yang telah melalui proses fermentasi dan distilasi. Minuman ini mempunyai kandungan alkohol 40%. Cognac merupakan salah satu jenis brandy yang terkenal

4. Wiski

Minuman yang terbuat dari biji-bijian yang telah difermentasi sebelumnya pada suhu tinggi kemudian adonan tersebut disuling dan disimpan selama mungkin dalam tong kayu. Minuman alkohol ini memiliki kadar etanol mencapai 40 hingga 50%.

5. Vodka

Minuman alkohol yang juga dibuat dengan menyuling adonan yang difermentasi dengan bahan utama biasanya yaitu kentang. Namun minuman ini juga dicampur dengan susu dan buah. Kandungan alkohol minuman ini rata-rata 40%.

6. Rum

Dibuat dengan destilasi tebu murni, sari tebu, atau tetes tebu dan kemudian disimpan dalam tong kayu. Minuman jenis rum ini mempunyai kadar alkohol sekitar 40 hingga 75,5%.

7. Absinth

Minuman absinth ini merupakan minuman hasil penyulingan dari fermentasi jamu serta dedaunan, dan mempunyai kandungan alkohol hingga 90%.

Batas Aman Konsumsi Alkohol

Tepatnya, Anda tidak boleh minum alkohol dengan alasan untuk kesehatan. Akan tetapi, jika tetap ingin mengkonsumsi minuman beralkohol, sebaiknya tidak berlebihan dan mengetahui kadar amannya sesuai jenis jenisnya, seperti :

  • Maksimal 355 ml untuk bir yang mengandung 5% alkohol
  • Sekitar 148 ml untuk anggur yang mengandung 12% alkohol
  • Maksimal 45 ml untuk minuman keras alias miras meliputi gin, rum, whiskey, tequila, atau vodka

Secara umum, jumlah aman konsumsi alkohol akan sangat beragam, tergantung kondisi perorangan. Beberapa hal yang mempengaruhinya adalah masalah kesehatan pribadi, faktor genetik, dan usia.

Dianjurkan untuk wanita, mengkonsumsi minuman alkohol dengan jumlah yang lebih sedikit dari rekomendasi di atas. Hal tersebut dikarenakan rata-rata wanita akan lebih rentan mabuk dibanding pria.  Akan tetapi, wanita yang tengah hamil dan menyusui tidak boleh meneguk minuman alkohol sama sekali karena dikhawatirkan membahayakan janin di dalam kandungan dan diri sendiri.

Efek buruk minuman alkohol bagi kesehatan

Pada ibu hamil, efek buruk minuman alkohol yaitu dapat menyebabkan keguguran hingga bayi lahir dengan cacat bawaan. Sedangkan pada orang umum biasa, dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan fisik dan mental bila mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, seperti :

  • Penyakit jantung, seperti aritmia atau detak jantung tidak beraturan dan kardiomiopati atau otot jantung bermasalah
  • Stroke
  • Depresi
  • Kerusakan saraf
  • Demensia
  • Tekanan darah tinggi
  • Asam urat
  • Hepatitis alkoholik
  • Anemia
  • Perlemakan hati hingga sirosis
  • Beberapa tipe kanker, seperti kanker pankreas, mulut, usus,esofagus, hati, hingga payudara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *