Pengertian Oksidan Fotokimia

Pengertian Oksidan Fotokimia – Sebelumnya kita telah membahas tentang fotokimia dan contohnya, secara sederhana fotokimia adalah reaksi kimia yang dipicu oleh cahaya. Selanjutnya yang masih berkaitan dengan fotokimia adalah tentang oksidan fotokimia. Lantas apa itu oksidan fotokimia? berikut adalah penjelasannya.

Pengertian Oksidan Fotokimia

Pengertian Oksidan Fotokimia

Oksidan fotokimia sendiri adalah komponen atmosfer yang diproduksi dari proses fotokimia, dan senyawa yang dihasilkan merupakan polutan sekunder hasil dari interaksi antara polutan primer dan cahaya. Komponen yang berperan dalam proses oksidan fotokimia adalah hidrokarbon dimana dalam siklus ini juga akan melibatkan siklus fotolitik NO2.

Reaksi hidrokarbon pada siklus tersebut akan menghasikan polutan sekunder yang paling berbahaya yaitu ozon (O3) dan peroksiasetilnitrat. Kedua komponen ini termasuk dalam komponen paling sederhana dari kelompok peroksiasilnitrat (PAN).

Ozon sendiri tidak termasuk hidrokarbon, akan tetapi merupakan konsentrasi O3 di atmosfer yang naik karena akibat langsung dari reaksi hidrokarbon. Berbeda dengan PAN yang merupakan turunan langsung dari hidrokarbon. Reaksi antara O dengan hidrokarbon akan menghasilkan produk intermediat yang mempunyai sifat sangat reaktif yaitu RO2 atau hidrokarbon radikal bebas.

Reaksi radikal bebas dengan komponen lainnya

Radikal bebas seperti ini apabila bertemu dengan komponen seperti NO, NO2, O2, O3 dan hidrokarbon lainnya dapat bereaksi lebih lanjut. Beberapa contoh reaksi tersebut adalah sebagai berikut :

  • Reaksi radikal bebas dengan NO akan menghasilkan NO2. Dalam siklus tersebut akan menghilangkan NO sebagai akibat mekanisme normal untuk menghilangkan O3 tidak terjadi. Hal ini akan menyebabkan meningkatnya konsentrasi O3.
  • Reaksi radikal bebas dengan O2 dan NO2 sendiri akan menghasilkan peroksiasilnitrat.
  • Radikal bebas juga dapat bereaksi dengan hidrokarbon lainnya maupun komponen olsigen yang akan menghasilkan komponen organik lainnya yang berbahaya.

Campuran berbagai produk yang terjadi karena gangguan hidrokarbon pada siklus fotolitik NO2 mempunyai beberapa sebutan smog fotokimia. Senyawa ini merupakan kumpulan dari CO, PAN O3 serta berbagai komponen organik lainnya seperti aldehide, alkil nitrat dan keton. Oksigen yang ada di udara sendiri konsentrasi dipengaruhi oleh sinar matahari dan bahan pencemar primer. Umumnya pada siang hari kadar oksidan akan pada titik maksimalnya sedangkan pada malam hari ada di titik minimalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *